save your love – part 2

“kita mau kemana sungmin-ah??” tanya ku.

Dia hanya diam dan terus menuntun ku ketempat yang dia maksud.aku dan dia melewati taman,aku baru sadar kalau ini adalah jalan menuju sekolah SD ku dulu.

Ternyata tebakan ku benar,dia membawa ku ke Sekolah SD ku dulu.Aku ingat betul gedung dan jalannya.Setelah sampai di depan gerbang kami berhenti,sungmin menyender sepeda nya di gerbang.
“sungmin-ah,kau mau apa?” aku melihat nya mulai memanjati gerbang yang terkunci.
“untuk sampai ketempat favorite ku,kita harus melewati gerbang ini dulu” kata nya lalu dia memberikan tangan nya kepada ku.
“ayo sambut tangan ku..” katanya sambil menggoyang goyang kan tangannya
“tapi aku tidak bisa memanjat,sungmin-ah”
“tidak apa apa,aku akan membantu mu”
dengan ragu aku menyambut tangan nya.Gerbang yang cukup tinggi membuat ku kesulitan,tapi sungmin terus memegangi tangan ku agar tidak jatuh.
“kau tunggu disini,aku akan turun duluan” belum sempat aku menjawab perintah nya ,dia sudah loncat duluan.Aku yang masih berada di atas pagar jadi ketakutan.
“sungmin-ah,aku bagaimana ?!” tanya ku,dia hanya cekikikan.
“ayo loncat,aku akan menangkap mu”
“ah tidak,aku takut”
“tidak apa apa.kalau kau jatuh,Pasti akan menimpah tubuh ku” ia menepuk nepuk kan kedua tangan nya,bertandang menyuruhku turun.
Dengan terpaksa aku loncat dari atas pagar,aku juga tidak mungkin terus berada di pagar ini.
“sungmin -ah….!!!” teriak ku saat akan meloncat.Dia dengan sigap langsung menangkap tubuh ku.Kupikir loncatan ku berhasil,tapi ternyata aku kehilangan keseimbangan ku.Alhasil aku pun terjatuh dan menimpah tubuh sungmin.

Omona,aku dekat sekali dengan nya.Posisi kami kini setengah berpelukkan,aku jadi grogi.
Aku menjauh dari nya,dia masih terbaring di posisi nya semula.Lalu dia tertawa,ya tertawa,mungkin kepalanya terbentur tadi.
“sudah ku bilang.kalau kau jatuh,kau pasti akan menimpah tubuh ku” katanya masih dengan posisi berbaring.Wajah nya yang putih terkena sinar bulan amat imut,aku jadi ikut ikutan tertawa.
“ayo..!!” kata nya sambil menarik tangan ku
“mau kemana? Tanya ku heran
“kalau kita terus di sini,nanti ada orang yang curiga” dia menarik tangan ku.Aku tidak tau kalau tempat yang dia maksud bukan di sini.

Kami melewati beberapa pohon rimbun,dan kami berhenti di sebuah pohon palm.Dia mendongakkan kepala nya ke atas,aku pun ikut ikutan mendongakkan kepala.
“kajja!” dia kembali menarik tangan ku.Dan dia membawa ku kebawa pohon.Dia memanjat pohon itu,seperti nya dia hobi sekali memanjat.
“ayo,berikan tangan mu” ujar nya saat ada di atas pohon
“mwo sungmin,apa kau menyuruh ku memanjat lagi?!”
dia hanya tersenyum dan menarik tangan ku. Aku yang ketakutan tidak bisa melawan tarik kan nya.Setelah berjuang memanjat pohon,akhir nya aku bisa tenang.Sungmin dan aku duduk di dahan pohon itu,dahan nya cukup tebal dan kuat jadi aku tak perlu waspada.
“sungmin….”panggil ku
“hmm….”
“kenapa kau membawa ku ke sini?” tanya ku heran
“di sini lah tempat favorite ku”kata nya sambil memandang langit
“mwo?Duduk di dahan pohon seperti ini?” dia hanya tersenyum memandang ku dan kembali mendongakkan kepala nya untuk melihat bintang.
“kalau aku sedang malas les,aku selalu kesini”kata nya tersipu sipu,tidak kusangka anak seperti sungmin juga sering bolos
“ayah ku juga sering mengajakku kesini,kami sering bercengkrama bersama disini…” ujar sungmin,aku memandangi nya,dia masih fokus dengan bintang bintang
“ayah….” guman ku
“waktu perayaan natal,ayahku sering mengajakku jalan jalan. Dan kau tau kemana kami pergi?”
“kemana ??” tanya ku
“ke pabrik tempat beliau bekerja”ujar sambil tertawa dan aku hanya tersenyum memandangi wajah nya yang sedang tertawa
“kenapa ayahmu mengajak mu ke pabrik tempat ia bekerja?” tanya ku heran
“karena dia ingin menunjukkan kepada ku bagai mana pekerjaan nya.Ayah ku selalu bilang,aku harus belajar yang rajin,supaya masa depan ku kelak tidak akan seperti beliau”jelas sungmin.
aku hanya terdiam mendengar perkataan sungmin.
“aku selalu teringat dengan perkataan ayah ku.Dan itu semua membuat ku takut,karna itu aku selalu belajar,aku tidak mau mengecewakan beliau” jelas sungmin lagi.
Mendengar perkataan sungmin,aku jadi teringat eomma.Pasti eomma menginginkan anak seperti sungmin,aku jadi menyesal karna kelakuan ku yang tidak seperti eomma harapkan.Eomma pasti bekerja mati matian siang dan malam hanya untuk ku.Aku jadi ragu apa aku bisa melanjutkan sekolah ku ke perguruan tinggi.
“bagaimana dengan perayaan natal mu?” sungmin menyadarkan ku dari lamunan.Aku terdiam sejenak mendengar pertanyaan nya.
“Yang aku ingat,waktu malam natal ibu ku terlambat pulang kerumah karna pekerjaan nya sedang kan ayah aku tidak tau kemana.Saat ibu ku sampai di rumah duluan,aku melihat ibu menenteng sebuah box kue ukuran besar.Lalu tak lama ayah ku pulang.Aku pikir kalau ayah pulang ke hangatan natal akan menyelimuti kami,tapi ternyata tidak.Ayah ku pulang dengan baju sedikit acak acakan,lalu saat aku memeluk nya aku mencium parfum wanita di tubuh ayah.Aku tau kalau ibu menyadari itu,tapi ibu tetap saja memasang tampang senang.Aku ingin menangis rasa nya saat kulihat meraka bermesra an,tapi bukan menangis karna senang tapi karna aku sedih.Aku tau mereka hanya bersandiwara,di depan ku mereka selalu terlihat akur padahal setiap malam aku selalu mendengar pertengkaran mereka di dalam kamar” sungmin terdiam mendengar penjelasan ku.
“Aku berusaha mati matian menahan air mata ku saat melihat mereka seperti itu.malam natal saat itu hanya membuat keluarga kami semakin memburuk.Setelah eomma dan appa bercerai,eomma jadi jarang pulang ke rumah.karna dia selalu bekerja lembur.Saat natal pun aku sering sendiri an di rumah menunggu eomma pulang.Aku tau eomma bekerja mati matian hanya untuk aku,tapi aku pasti sudah mengecewakan nya.Aku tidak yakin apa aku bisa melanjutkan pendidikan ku ke jenjang yang lebih tinggi kalau seperti ini terus” lanjut ku lagi.

Tanpa sadar aku menitih kan air mata,sungmin yang menyadari kalau aku menangis langsung memeluk ku.Aku ingin menolak pelukkan nya tapi dia menahan
“kalau kau ingin menangis,menangis saja”ujar sungmin.Air mata ku kembali keluar.Aku tidak dapat menahan semua kesedihan ini.Aku menangis sejadi jadi di pelukan sungmin,aku mulai menyadari sweeter yang sungmin pada mulai basah karna air mata ku,tapi sepertinya dia tidak keberatan.
“kau pasti bisa melanjutkan pendidikan mu sampai ke perguruan tinggi,itu sebabnya ibu mu bekerja keras” ujar sungmin sambil mengelus kepala ku
“tapi kau juga harus berusaha,untuk membantu ibu mu” lanjut sungmin
“bagaimana cara nya” aku mendongakkan kepalaku ke arah sungmin ternyata di juga menatap ku dan dia tersenyum.
“tentu saja dengan belajar yang rajin,karna itu juga aku jadi seperti ini.Saat aku besar nanti aku akan membeli sebuah saham.Nanti kalau saham ku sudah bisa di jual dengan harga tinggi,aku akan membeli sebuah villa mewah dan kita akan tinggal bersama di sana” ujar sungmin malu malu aku hanya tersenyum melihat wajah nya
“setelah membeli rumah aku juga akan membeli sebuah cincin dan kita akan menikah” lanjut nya lagi.Aku yakin wajah ku pasti sangat memerah sekarang.
“maka dari itu aku akan belajar keras agar kelak bisa membeli saham seperti yang ku katakan tadi dan chaeyeon juga harus belajar yang rajin,biar nanti ibu mu bangga mempunyai anak seperti mu dan aku akan bangga mempunyai istri seperti mu” wajah ku kembali memerah saat sungmin mengatakan itu.Apa sebesar itu kah cinta nya pada ku?.
kami kembali terdiam.Sungmin terus memeluk ku erat.
“Aku pikir apa yang dikatakan sungmin itu benar,aku tidak bisa hanya mengandal kan ibu ku saja,aku juga harus berusaha semampu ku agar aku menjadi orang yang sukses nanti dan bisa membahagiakan ibu ku.Pokok nya mulai besok aku akan berubah,aku tidak akan bangun seenaknya lagi,aku juga akan membawa buku pelajaran ku,aku juga akan belajar yang rajin,dan aku akan melanjutkan ke perguruan tinggi,semua ini demi eomma ku.Tekad ku sudah bulat,aku tidak akan mengecewakan eomma lagi!!.” guman
ku dalam hati
“Shin Chaeyeon…” sungmin kembali menyadarkan ku dari lamunan.Aku menatap wajah nya dari bawa dia juga menatapku.
“saranghaeyo…” ucapnya lirih.Wajah ku kembali memerah,tapi aku sudah menyiapkan kata yang tepat untuk nya
“Naddo~ saranghaeyo……”

to be contineud….

Tag:,

One response to “save your love – part 2”

  1. Uzboengsoe24 says :

    Hah !! Masi tbc nieh…? Hohoho…
    Adduuhh aku jd inget sma eomma ku. Hwuaaahhh aku byk mengecewakan’a *curhat*
    hahaha…
    Chaeyeon ayo semangat. Km psth bsa jd ank baik. Tp kyu gmna?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: