Save Your Love – Part 3 end

~~~~~~~~~~~~~~~

@morning
“huapp….”
aku terbangun dari tidur ku.Aku langsung menuju kamar mandi dan bersiap siap untuk sekolah.Saat aku keluar kamar eomma melihat ku dengan tatapan kaget, karna tak biasa nya aku sepagi ini.
“eomma….!!”sapa ku ceria eomma hanya tersenyum
“tumben kamu bangun sepagi ini”tanya eomma
“hhe,eomma.Mulai sekarang, aku tidak akan bangun siang lagi dan aku juga akan belajar yang giat supaya nanti bisa melanjutkan pendidikan ku ke perguruan tinggi!” eomma terkejut dengan perkataan ku tapi aku pura pura tidak tau saja
“ayo eomma,mana sarapan nya?!” kata ku sambil mendorong eomma ku ke dapur.
“iya,kau ini tidak sabaran”
Aku melirik sedikit eomma ku.Dia menitih kan air mata.Apa dia terharu?.

Setelah sarapan,aku langsung menuju ke sekolah.Aku agak sedikit aneh,karna sekarang aku berjalan berbarengan dengan anak anak berseragam sekolah. biasa nya aku berbarengan dengan ibu ibu yang baru pulang berbelanja atau nenek nenek yang sedang berjalan jalan.

Sesampai di gerbang sekolah,aku sengaja menunduk kan kepala ku agar tidak ada yang melihat aku kalau ini aku.
“hey,shin chaeyeon.Tumben kau datang sepagi ini?!”panggil guru yang berjaga di gerbang.
“aduh,songsaenim.Jangan panggil nama ku.Lihat semua mata sekarang tertuju kepada ku”gurutu ku dalam hati.

Aku memasuki gedung sekolah.Aku rasa semua orang memperhatikan ku.Huft,aku berjalan tergontai gontai ke kelas,masa bodoh orang mau menghinaku atau apa.
“chaeyeon..” seseorang memanggil ku dari belakang.Ku toleh kepala ku.
“ada apa ini,tumben kau datang sepagi ini”
“ah,chaehyun.Aku…” belum sempat aku menjawab pertanyaan chaehyun,ada seseorang lagi memanggil ku.
“chaeyeon!” menoleh dan aku dapat kan sungmin berjalan kearah ku
“anak baik! Kalau datang pagi kan enak” kata sungmin mengelus rambut ku. Kini aku kembali merasa semua mata tertuju kepada aku,aish..!Pasti nanti siang ada gosip baru yang beredar.
“chaeyeon,apa kau mau mengecat ulang rambut mu” katanya polos*inget part 1? Chaeyeon mengecat rambut nya dengan warna cokelat*.Aku melihat teman teman sungmin sedang cekikikan,aku akan membunuh mereka!.
“chaeyeon…” panggil sungmin lagi dengan menggoyang goyang kan tangan nya di wajah ku
“sebenarnya aku suka warna nya,tapi akan lebih terlihat bagus kalau warna rambut mu hitam” lanjut sungmin lagi dengan senyum nya yang menawan.
“hmm,ne.Akan ku usaha kan” kata ku seraya membalas senyuman nya
“oi,sungmin!!” panggil teman teman nya,sungmin pun menoleh.
“chaeyeon aku duluan ya” dia langsung menuju ke rombongan teman teman nya sedang cengir cengir kuda.
“hey,ada apa ini?!” chaehyun menyadari ku.Aku lupa kalau ada chaehyun
“jangan bilang kalau kau sudah jadian dengan nya! Dan jangan bilang kau jadi seperti ini gara gara dia!” bentak chaehyun
“a…ku memang sudah jadian dengan nya tapi aku datang pagi seperti ini karna kemauan ku sendiri”
“hah! Kau itu memang tidak ada perasaan chaeyeon. Kau dulu dekat dekat dengan kyuhyun sekarang sungmin.Kau tidak tau apa bagaimana perasaan kyuhyun pada mu hah!” bentak chaehyun lagi.
“ta..tapi.Perasaan ku pada kyuhyun…” ucapan ku terputus.Saat Chaehyun kembali membentakku.
“hah! Kau hanya memikir kan diri mu sendiri. Lalu bagaimana dengan hyesun,kau mengkhianatinya.Kau dulu selalu bersama nya,datang terlambat dan merokok tapi sekarang,kau berubah jadi anak yang patuh.Apa kau tidak merasa mengkhianati hyesun hah!Kau benar benar munafik” Aku benar benar tidak bisa berkutik mendengar perkataan chaehyun.Apa benar aku telah melukai hati kyuhyun? Apa benar aku telah mengkhianati hyesun?.Tapi aku tidak bermaksud seperti itu.
“chaehyun mi..mianhae….”
“jangan meminta maaf pada ku!.Korban sebenarnya adalah kyuhyun dan hyesun.Aku lelah berteman dengan mu” chaehyun langsung pergi dari hadapan ku,aku tidak pernah melihat chaehyun semarah itu.semua orang memperhatikan ku dengan tatapan sinis.Aku rasa nya ingin menangis.Aku telah mengecewakan teman teman ku.
Ternyata sungmin lebih populer dari yang kusangka.Pasti ada cewe yang menangis kalau tau aku dan sungmin pacaran.Apakah gosip hubungan ku dengan sungmin akan sampai ke telinga kyuhyun?Kira kira reaksi nya bagaimana,ya??.Lalu bagaimana dengan hyesun?Aku tidak mau kehilangan sesuatu yang sangat berharga bagiku,tapi aku harus belajar.

Aku memasuki kelas.Aku melihat chaehyun bersikap acuh tak acuh kepada ku.
Pelajaran di mulai,chaehyun masih saja bersikap acuh tak acuh sedang kan hyesun sampai sekarang belum datang.

Bel Istirahat pun berbunyi,Kulirik chaehyun sedang asyik ngobrol dengan teman nya yang lain.Akhir nya aku memutus kan untuk pergi ke pangkalan atas tangga.Saat aku menuju kesana,ada sebuah tangan menarik tanganku.Toleh kan wajah ku.
“chaeyeon,aku ingin bicara” ternyata kyuhyun yang menarik tangan ku.Kulihat raut wajah nya,seperti sedang menahan amarah
“tapi tidak sekarang,aku akan menunggu mu di pankalan atas tangga setelah pulan sekolah” dia melepas tangan ku dan berlalu dari hadapan ku.Aku hanya terdiam dan kembali ke tujuan ku sebenarnya pangkalan atas tangga.

Aku sampai di pangkalan atas tangga.Ternyata di sana sudah ada Hyesun yan sedang menyulut rokok.Asap rokok hyesun mengepul ngepul di udara.aku masih terdiam.
“hyesun…” panggil ku
dia menoleh kearah ku.Aku pun duduk di sebelah nya.
“chaeyeo…”
“hyesun” panggil ku sambil memeluk nya
“loh ada apa ini?”tanya nya sambil membalas pelukkan ku
“aku ingin pergi ke tempat yang tidak ada orang.” kata ku
“jam pelajaran sudah dimulah” hyesun membalas
“tolonglah.Satu jam saja” pinta ku
“lebih baik kamu minta izin pada ‘orang itu’?”
aku menolehkan wajahku.ternyata sungmin sedang memandangku dengan cemas,ku tatap balik dirinya dengan memelas.Dia mengangguk pelan seolah mengerti apa yang ada di pikiran ku.
“karena sudah dapat izin,ayo kita pergi” ajak hyesun
aku mengangguk dan mulai berjalan menuju pangkalan atas tangga.
“kau sudah tau berita itu?” tanya ku saat sampai di pangkalan atas tangga
“ne.sewaktu aku datang,semua anak cewe membicarakan hal itu”
“apa mereka membicarakan aku??”
“mau bagaimana lagi.Mereka mahluk hidup” hyesun memandang keluar jendela dengan tatapan kosong.Kami terdiam sejenak.
“kau bertengkar dengan chaehyun juga ya?” hyesun memecah kan keheningan.Aku mengangguk pelan.
“kau tidak tau kalau chaehyun menyukai kyuhyun?”
“mwo?!” aku terkejut . Aku benar benar tidak mengetahui kalau chaehyun menyukai kyuhyun
“chaehyun menyukai kyuhyun,kyuhyun menyukai mu.Sebenarnya itu semua di luar kehendak kita.Bahkan kalau kau menyukai sungmin,tidak ada yang bisa mencegahnya”
“semua jadi kacau” gumanku
bagaimana perasaan chaehyun saat dia melihat aku dan kyuhyun?Pasti sangat sakit,aku sungguh menyesal.
“sebaik nya aku putus kan hubungan ku dengan sungmin,dengan begitu semua akan menjadi normal.Tidak ada yang perlu di permasalahkan lagi”
kata kata itu terlontar begitu saja dari mulut ku.Padahal aku tidak bermaksud.
Hyesun menghela nafas panjang.
“lakukan apa yang ingin kau lakukan.Semua keputusan ada di tangan mu”
aku dan hyesun kembali terdiam.Suara guru yang mengajar terdengar menggema di koridor.
“hyesun,apa kau sedih kalau akan menjadi anak yang baik?”
“hhaaa,kenapa bicara seperti itu” hyesun tertawa mendengar pertanyaan ku
“aku tidak sedih karna kau mau jadi anak yang baik,karna itu lah jati diri mu yang sesungguh nya” ucap hyesun sambil tersenyum.
Aku sangat lega mendengar perkataan hyesun.Aku langsung memeluk hyesun.
“hey,apa yang kau lakukan? Orang yang melihat bisa menganggap kita penyuka sejenis”
hyesun mencoba melepas pelukanku.Aku hanya tertawa melihat tingkah nya.Tiba tiba bel berbunyi.Aku dan hyesun langsung berlari menuju kelas.
~~~
jam sekolah pun usai.Kelas mulai sepi tapi dilapangan masih terdengan suara anak anak yang mengikuti ekskul.
Aku menepati janji ku untuk menemui kyuhyun di panggalan atas tangga.
Setiba di sana,aku melihat kyuhyun sedang merokok.
Aku mendekati diri.
“kyu…” panggil ku
“ah,kau datang juga.Aku ingin bicara serius pada mu” kyu mematikan rokok nya dan memandang ku dengan tatapan memburu
“sejak kapan kau dan sungmin pacaran?” wajah kyuhyun seperti ingin menelan ku.Aku jadi takut melihat nya.Aku mencoba menghela nafas merelax kan diri.
“kemarin malam,Aku tak sengaja bertemu dengan nya.Aku yang menyapanya duluan”
“kenapa?”
“aku tidak tau kenapa aku menyapanya.Saat itu rasa suka ku pada nya belum ada.Tapi semenjak aku tau dia menyukaiku,aku merasa aku juga menyukai nya”
“kau…” kyuhyun memandang ku ganas.Aku sangat takut,kyuhyun tak pernah seperti ini
“aku tidak cukup bagimu?” kyuhyun merendah kan nada bicara nya,sekarang nada nya terdengar sangat lirih
“tidak begitu!” tanpa sadar aku meninggikan nada suara ku
“kalau begitu kenapa aku tidak bisa di samping mu terus!” kyuhyun mulai tersulut emosi nya.
“a…aku tidak pernah menganggap mu sebagai cowo dalam arti yang sesungguhnya,tapi kau sudah ku anggap seperti keluarga ku sendiri”
aku semakin menundukkan kepala
“kenapa?,kau tidak membutuhkan aku lagi karna sudah ada sungmin kan”
kyuhyun mencengkram bahu ku
“aww..” aku meringis.Kyuhyun tidak mau melepaskan cengkramannya
“apa kau mau aku buat mengerti?” kyuhyun mendekatkan wajah nya.
Aku mencoba memberontak,tapi kyu menahan tangan ku sehingga tidak dapat bergerak.
“tolong hentikan..” ringis ku
kyu tidak bergeming dia tetap menahan tangan ku.Dia tidak pernah sekasar ini,apa karna aku melukai hati nya.Tapi kenapa dia begitu sedih?.
“kumohon…” ucap ku lirih,air mata mulai menggenangi mata ku.Tiba tiba kyu membekap mulutku hingga aku tidak bisa bicara.
Kyuhyun melepaskan bekapan nya.Kyu menatapku.Air mata tak tertahan,aku mulai menangis.
“kalau kau ingin menyiksaku,siksa saja.Aku memang pantas di siksa” aku menangis tersedu sedu.Bahu ku rasanya sakit sekali.
“mianhae…”
kyuhyun langsung terduduk di lantai.
“aku mau mendinginkan kepalaku…”
aku hanya diam dan ikut ikutan duduk di lantai.Warna langit telah menjadi jingga.Aku mendengar suara orang tertawa dari kejauhan.Sekilas terbayang masa laluku,di sana aku sedang bergandengan tangan dengan teman masa kecil kecilku,kyuhyun. Aku senang karena saat itu tidak ada sesuatu karena kami hanya berteman. Saat menjelang dewa segalanya mulai berubah.Aku takut ,jika kami menjadi benar benar dewasa,apa yang akan terjadi.

Begitu sampai di rumah,aku langsung menlepas seragam ku.Kulihat lebam di bahu karna cengraman kyuhyun tadi,ku sentuh sedikit tapi terasa sangat menyakitkan.
Tiba tiba telepon berbunyi.aku malas menjawab nya tapi eomma belum pulang,terpaksa aku dengan malas nya mengangkat telepon itu.
“yoboseyo?”
suara yang terdengar dari seberang adalah suara yang sangat ingin ku dengar
“chaeyeon?”
“sungmin…”
terdengar suara berisik dari seberang sana,seperti nya di menelpon dari telpon umum.
“kau bisa keluar sekarang?” aku berpikir sejenak
“ibu ku sedang tidak ada dirumah,bagaimana kalau kau saja yang datang kesini”
“tidak apa apa?”
“ne..”
“benar tidak apa?” tanya nya lagi
“tidak apa.Pokoknya datang kesini” kataku sambil menutup ganggang telepon.
Beberapa menit kemudian bel pintu berbunyi,aku segera membuka pintu.
“selamat datang!”
ucap ku ceria,tapi jadi terasa aneh
“ini untuk mu” kata sungmin sendari menyerah kan kantung plastik berisi jus kalengan dan kue coklat
“wah,makanan manis!” kata ku ceria
“akhir nya kau tertawa juga.
Kami  berdua duduk di lantai di dekat kasur ku sambil makan kue coklat.Kue coklat itu terasa sangat manis,padahal aku tidak suka makanan manis.
“aku tidak tau apa kau suka kue coklat,aku pikir kita sehati” kata sungmin tersipu sipu
“ternyata ada juga cowo yang suka makanan manis” ejekku
“iya,tapi kalau makanan itu tidak dimakan,ya sayang”
“kamu tidak gengsi ya?”
“ngapain gengsi” sungmin terlihat polos.Wajah nya sangat lucu.
“sungmin,saranghae” ucap ku tanpa sadar,sungmin meneloh ke arah ku dengan tatapan agak shock.
Kami terdiam sejenak,sungmin menatap langit langit rumah ku.
“naddo saranghae,jagi”
sungmin melingkarkan tangan nya dibahu ku
“aduh…”
sungmin terlihat cemas.Dia ingin melihat bahu ku
“jangan!” tolakku
dia membuka menurunkan sedikit lengan baju ku,luka lebam terlihat jelas.
“apa ini?”
aku terdiam.aku takut,apa kah aku harus bilang ini ulah kyuhyun.
“apa ini kyuhyun yang melakukan nya?”
aku shock aku menundukkan kepala ku.
“Ini….” aku tidak sanggup mengatakan nya,apa sungmin akan memaafkan kyuhyun
“bicara yang benar” sungmin meninggikan suara nya
“ne,i.. ini kyuhyun yang melakukan nya”
aku air mata ku mulai turun.
“aku akan kerumah nya” ucap sungmin berdiri dari tempat duduk nya
“jangan!,bukan dia yang salah tapi aku”
“kenapa kau membiarkan nya” kata sungmin getar
“karna aku tidak mau menyakitinya lagi” ucap ku terisak
“kau tidak apa apa?”
sungmin memelukku
“ne,aku tidak apa apa” sungmin menghelah nafas.
“aku mengerti kenapa kau melakukannya,karna kyuhyun sangat penting bagimu kan”
aku menganguk pelan.Sungmin melepas kan pelukannya.
“chaeyeon,sebaik nya aku pulang.Ibu mu sebentar lagi pulang”aku menganguk lemah.

~~
terdengar suara pisau,ternyata sudah pagi.Aku segera mandi
“chaeyeon,jangan mulai bangun siang ya” kata amma saat ku duduk di meja makan.
“arra …. Arra..!” jawabku ketus
~
semua mata melihat ke arah ku.Pasti gosip sudah menyebar.Aku menghela nafas.
Bel berbunyi,aku lagngsung memasuki kelas tanpa menghirau kan mereka.
~~
aku mencatat apa yg di tulis papan tulis.meski aku tidak mengerti aku tetap mencatat nya.
Tiba tiba terdengar cekikikan di belakang ku,pasti suara anak anak cewe.Huft.
“dasar bodoh”maki beberapa teman ku.
aku mencoba sabar.
“aku heran.Biasa nya isi otak nya hanya cowo saja”kata seseorang menyindir ku.
Aku sudah tidak bisa bersabar lagi.Aku berdiri dari tempat duduk ku.Semua murid gaduh.
“shin chaeyeon apa yang kau lakukan!” teriak guru.Aku menghirau kan nya
“nona shin chae yeon,jaga sikap mu!” bentak nya lagi.
Bentakkan itu menyadarkan ku.Aku kembali ketempat duduk ku.
“biasa kau jam segini masih tidur” guman guru ku.
Aku jadi ingin menangis.Aku menghela nafas mempertahan kan ke sabaran ku
~~
istirahat telah selesai,
pelajaran kedua sudah dimulai.Aku kembali ke kelas.
“ada apa?” tanya ku pada hyesun
“kau tidak merasa?” yuka menatap ku.
Seisi kelas menatapku.
“sungmin…” ucap pan hyesun terputus,aku semakin penasaran.Aku langsung berlari kekelas sebelah.
Omona! Aku melihat luka memar di wajah sungmin.Jangan jangan kyuhyun!.
Aku ingin menemui kyuhyun,tapi guru matematika ku sudah memasuki kelas.Terpaksa aku menemui kyuhyun pada istirahat selanjutnya.
~~
aku mencatat rumus matematika yang tidak ku mengerti.Guru matematika ku mendekati ku.
“aneh ya!” sindir guru matematika ku.
Aku menghiraukan nya,aku terus mencatat.
“nona shin chaeyeon,kau dengar ucapan ku?”
aku tetap tidak memperdulikan nya.Teman sekelas ku tertawa.
“kau tidak dengar?” tanya guru matematika ku
“tolong tenang sedikit,jangan ganggu aku”
guru matematika ku kaget.
“shin chae yeon.Kenapa kau jadi rajin?,apa kau ingin melanjutkan sekolah mu ke universitas?”
semua teman teman ku tertawa.Aku menggigit bibir bawah ku.
“walaupun kau belajar sekali pun,hal itu tidak mungkin terjadi,kan?” katanya lagi,aku menoleh kearah hyesun
“jangan perdulikan” kata hyesun sambil menggeleng.
“kamu tidak akan bisa masuk universitas negeri,universitas swasta saja kau pasti tidak bisa.”
teman teman ku kembali tertawa.
“saya tidak yakin keluargamu punya banyak uang untuk menyekolahkanmu.Kamu kan tidak punya ayah,sepertinya ibu juga repot ngurusin kamu”
apa apa ini?! Ini tidak ada hubungan nya dengan orang tuaku.Menyebalkan!.Kalian tidak tau apa apa tentang keluarga ku.Aku menggigit.Aku tidak boleh menangis.
“kalau kamu bisa kerja di dunia malam saja,sepertinya ibu mu cukup bahagia”
ucapannya sudah keterlaluan!Dia telah menghina ibuku.Aku sudah tak tahan lagi,kuangkat wajahku.
Tiba tiba terdengar suara buku pelajaran yg dibanting ke atas meja.Seisi kelas menoleh ke asal suara.Ternyata suara itu berasal dari meja chaehyun.Bersama dengan itu,hyesun juga berdiri dengan kasar.Pada saat yg bersamaan pula,pintu kelas terbuka lebar secara tiba tiba.Kelas kembali gaduh,kyuhyun berdiri didepan pintu kelasku dengan wajah yang memang.
“berisik!Suara songsaenim yang memuakkan itu terdengar sampi kekelas kami!” bentak kyuhyun
“kenapa kamu tidak berada di kelas mu?!”bentak guruku
“chaeyeon,percuma saja mengikuti pelajaran ini ayo kita pergi!”ajak hyesun sambil menarik tangan ku
“aku juga muak dengan pelajaran ini!” bentak chaehyun bangkit dari duduk nya
“kalian….”
guru matematika ku terlihat sangat marah tapi aku tidak peduli
“ayo kita pergi” kata ku sambil tersenyum pada kyuhyun
“ayo!” kata hyesun
“ayo kita pergi!” kyuhyun menarik lengan ku
“chaehyun ketinggalan tuh!” kata hyesun
“seperti nya tidak” kata kyuhyun menoleh kebelakang
“aku disini!!” teriak chaehyun
kami berlari di sepanjang koridor.Beberapa guru berteriak marah sambil memanggil kami.Aku sempat menoleh ke jendela kelas sungmin.Sungmin tersunyum sambil melambaikan tangan nya.
~~
“baru kali ini aku bolos pelajaran”kata chaehyun tertawa
“wah,kita terlalu bersemangat,padahal kita sudah di luar sekolah” kata kyuhyun mendadak berhenti
“seperti mimpi saja” chaehyun gembira
“kau tidak menangis lagi? Tanya hyesun
“ne.Terima kasih ya!” kata ku semangat pada mereka bertiga
“untung ada aku,kan?” canda kyuhyun
~~
kami berada di sebuah taman yg berada di dekat sekolah.Tidak ada seorang pun di sini.Aku duduk sambil menatap langit yg indah.
“hyesun bawa sepeda?” tanya kyuhyun
“tentu saja.Aku kan tidak mau berjalan kaki ke sekolah”
“udara nya sedang cerah.Kita main ke SungHan*sungai han* yuk!” ajak kyuhyun
“ayo!!”
kami mengambil sepeda.Kyuhyun memboncengku,sedangkan hyesun membonceng chaehyun
“hyesun.Jangan ngebut ngebut dong!” teriak chaehyun aku hanya tertawa melihat chaehyun dan hyesun.Sedangkan
aku dan kyuhyun hanya terdiam.
“kyuhyun!” aku membuka pembicaraan
“ada apa?”tanya nya
“apa yang terjadi antara kamu dan sungmin?”
kyuhyun terdiam,dia menyentuh memar di wajahnya.
“dia yang mulai…” kata kyuhyun datar
“tiba tiba dia mendatangiku dan langsung…” lanjut kyuhyun
“apa?” teriak ku
tanpa sadar aku membuat gerakan yg mengakibatkan sepeda goyang
“ya! Hati hati dong!” teriak kyuhyun
“mian mian.Lalu dia bilang apa”
“dia bilang kalau dia tidak mau memisahkan ku dengan mu.Dia ingin berada di samping mu sebagai seorang sahabat” jelas kyuhyun
“sungmin bilang begitu?”
“ne”
“lalu?”
“aku pukul dia”
“mwo?!”
“habisnya di membuat ku jengkel sih!” tawa kyuhyun
“dia tidak membalas pukulanku.Kemudian…”
“kemudian?” tanya ku penasaran
“dia minta agar aku mengerti kalau kamu telah menganggapku seperti saudaramu”aku merasa tenang mendengarnya
“kyuhyun..”
“mianhae.Karena aku telah membuat mu sedih” ucap ku lirih
“tidak apa apa”
pandangan ku mengabur oleh air mata.Tapi kali ini justru tertawa
“aku cakep,tidak ?” tanya kyuhyun narsis
“sangat cakep!” sahutku sambil mencubit pipi nya
“uwa!” teriaknya menghindari cubitan ku
“apa apa an sih,kalian ini!” tanya hyesun tertawa

kami menghentikan sepeda.Lalu berempat duduk di pinggiran SungHan.
“indah ya…” guman chaehyun
“lain kali kita main ke sini lagi ya!” kata kyuhyun.
Aku tidak akan melupakan pemandangan langit biru yg kulihan hari ini.
“apa yang kau pikirkan hyesun” tanyaku.
hyesun tertawa
“aku rasa ,aku mulai menyayangi ayah ku” ujar hyesun menatap langit.Kami semua kaget.
“apa??,maksud mu ayah baru mu?” tanya kyuhyun
“ya,ayahku yg baru.Apa boleh buat.Setiap hari aku kan melihat wajahnya.
“selama ini aku suka
pindah pindah sekolah,sekarang aku mulai bisa merasa tenang” kata hyesun sambil mematikan rokoknya.
“akhirnya aku mulai bisa menyukai ayahku” kata hyesun lagi.
Kami hanya mampu mengangguk.
“aku tau ibuku tidak bermaksud buruk”guman hyesun
tiba tiba hyesun bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati pinggiran sungai.
“setiap pindah sekolah,aku tidak pernah bisa berteman dengan siapapun,tapi saat pindah ke sekolah ini,aku bertemu dan bersahabat dengan kalian.Aku sangat bersyukur dapat berteman dengan kalian.”kata hyesun dengan suara keras.
“hyesun,mulai sekarang kamu tidak perlu menghabiskan waktu di taman.Belajar saja di rumahku!” kataku semangat
“mwo? Membosankan!” katanya sambil tertawa
“chaeyeon,maafkan aku karena tidak mau mengerti perasaan mu”guman chaehyun.Aku mengangguk kepala
“kalian bicara apa?” tanya kyuhyun
“rahasia!”
kami semua tertawa.Disini kami ngobrol berbagai hal.Aku sangat senang hari ini,aku tidak akan melupakan hari ini.
~~~
kami kembali ke sekolah.Kami mengira akan dimarahi.Makanya kami memutuskan untuk ke sekolah lewat pintu belakang.
“selamat datang” sambut jungsoo songsaenim wali kelas kami.Wali kelas kyuhyun juga berdiri di samping jungsoo songsaenim.
” kami mengerti perasaan kalian” kata jungsoo songsaenim sambil tertawa.
“maaf kan kami”kata ku.Jungsoo songsaenim mengajakan kami keruangan nya.Huft pasti mau di marahi.
“silahkan duduk” kata jungsoo songsaenim
“kamu bertengkar dengan guru matematika?” tanya jungsoo sambil membagi kan cangkir teh.
“ya”
“saya mendengar dari teman teman sekelasmu,katanya guru matematika telah mengatakan sesuatu yang keterlaluan”
aku hanya bisa menunduk kan kepala.
“pak guru,guru matematika itu yang salah” kata kyuhyun
“kamukan berasal dari kelas lain jangan sok tau.”
“saya tidak bisa diam jika ada teman ku yang diejek seperti itu” kata kyuhyun mengeluarkan rokok.
“dasar bodoh…” guman hyesun
“tidak baik mengeluarkan rokok di depan guru” kta jungsoo songsaenim seraya mengambil rokok.
“maaf..”
“sekarang ke pokok masalah ” kata jungsoo songsaenim serius
“kalian bersikap keterlaluan karena kalian keluar sekolah pada jam jam belajar.Tapi saya pikir,saya akan melakukan hal yang sama jika di perlakukan seperti itu” kata jungsoo songsaeni tertawa.
“pak guru memang hebat!” teriak kyuhyun
“saya rasa ibu chaeyeon adalah seorang ibu yang hebat.Dia membesarkan anak gadisnya dengan tangan nya sendiri”
puji jungsoo songsaenim
~~
kami keluar dari ruang guru dengan perasaan lega.
“kedua guru kita itu memang hebat!” teriak kyuhyun. Kami semua tertawa mendengarnya.Aku mengucap syukur dalam hati,entah mengapa aku jadi ingin cepat cepat menemui ibuku.Saat kami berempat keluar gedung sekolah,matahari baru akan terbenam.Aku melihat sosok sungmin yang sedang menungguku di gerbang sekolah.
“selamat datang” ucap sungmin
aku melihat memar akibat pukulan kyuhyun yang telah berubah menjadi ungu.
“chaeyeon,temui dia sana!” kata kyuhyun mendorong pundakku
“teman teman,terima kasih banyak!”kata ku sambil berlari ke tempat sungmin menunggu ku.
“aku akan memarahimu” kata sungmin. Aku pikir sungmi benar benar memarahiku,tapi wajahnya tersenyum.
“jangan lakukan lagi,ya!” katanya
aku mencium luka di wajah sungmin
“aduh,sakit…. Tadi kyuhyun langsung memukul ku secara tiba tiba” kata sungmin tertawa
“terima kasih…” ucapku sambil memandang sungmin.
~epilog~
aku janji bertemu sungmin di samping rumahku.Waktu sungmin memawarkan diri untuk menjadi guru privat,aku jadi bingung.
“aku hanya akan merepotkan mu” tolakku waktu itu
“aku kan sudah berhenti les,jadi tidak perlu ikut les lagi karena sudah pintar.” canda sungmin
“sudah lama menunggu?” tanya sungmin menyadarkan ku dari lamunan.
“tidak” sahutku sambil
“yuk!”
kami berdua berjalan menuju taman yang biasanya bergandengan tangan.
“di sini?” tanya sungmin
“ya”
sekarang pukul delapan malam.Tentu saja tidak ada anak anak kecil yang bermain di taman ini.
“apakah dia ada” tanya sungmin
“seharusnya sih ada”sahutku sambil menaburkan pandangan ku keseliling taman.
“itu dia!”
kami melihat kepulan asap rokok di sudut taman.Pasti dia ada disitu,diam diam kami mendekatinya.
“hyesun!”
“uwa!” teriak hyesun

“kaget ya??” tanyaku sambil tertawa

“tentu saja kaget,babo!.eh,kau tidak belajar hari ini?”

“belajar.tapi mau belajar bersamamu”

“apa?” tanya hyesun kaget sehingga rokok yang dia pegang terjatuh

dia memangselalu seperti ini kalau aku ajak dia belajar.aku melihat gelagat hyesun yang mau melarikan diri.

“jangan kabur ya!,aku sudah menyiapkan buku pelajarran buat mu”

“dasar tukang paksa!” kata hyesun pasang muka be-te

aku membawa tangan hyesun.kami berjalan ketempat sungmin menunggu.

“akhirnya chaeyeon berhasil juga memaksa mu,ya!”

“kamu juga harus berusaha bersungguh sungguh hingga suatu saat nanti,kita bisa pergi ke vila bersama sama” gumanku pada sungmin

“ke vila???” tanya hyesun

sungmin memandangi kami dengan senyum.aku merasa angin yang berhembus di sekitar kami menghantarkan kehangatan dalam hati kami.

The End …….

Tag:

2 responses to “Save Your Love – Part 3 end”

  1. mey_kimeun says :

    wahhhh,,, baguuus bangeet…
    kyuhyun,, emang sahabat sejati dah lo gt..
    sungmin oppa,, love you..
    kekekeke… labay ya..??

  2. Uzboengsoe24 says :

    Waawww mantabb.
    Ending’a sma sungmin. Aku suka aku suka ^^
    byk plajaran yg bsa d ambil nieh dr ff ini. Penuh makna. Muehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: