Psycholove – Sevent Stadium

Yora’s POV

Aku memasuki backstage dari pintu belakang. Orang-orang langsung menyapaku ramah. Dari waktu konser yang berdurasi 4 jam, sepertinya konser sudah berlangsung selama 3 jam. Haha, aku sengaja datang lebih lama. Aku paling malas menonton seorang penyanyi berdiri sendiran di atas panggung dan ditonton ribuan fangirl maupun fanboy nya.

”Donghae-oppa” sapaku saat melihat Donghae-oppa sedang duduk-duduk dengan kru yang lain.

”Ah, Yora-sshi. Kau belum pulang ke korea?” tanya Donghae-oppa agak terkejut.

”Iya, Kyuhyun memaksaku untuk menontonnya” balasku agak ketus.

”Ohh, hei itu Jillie. Dia juga datang kesini” ujar Donghae-oppa sambil mengarahkan telunjuknya ke seorang wanita yang baru keluar dari toilet.

”Jillie? Kenapa dia bisa ada disini?” tanyaku bingung.

”Dia bilang, dia ingin datang ke sini. Yasudah, aku sih tidak keberatan”

”Ohh, hai Yora-sshi. Aku tidak menyangka kau datang kesini juga” sapa Jillie saat berhadapan denganku.

”Seharusnya aku yang mengatakan itu” umpatku pelan.
Jillie duduk disebelah Donghae-oppa dan mereka mulai bercengkraman. Aish… jangan bilang kalau mereka pacaran. Benar-benar menyebalkan Jillie Jo ini, kemarin Kyuhyun sekarang Donghae-oppa yang diserangnya.

Aku melongo kepalaku ke kiri dan ke kanan. Aku menemukan ruangan bertuliskan ‘Artist room’. Ahh, itu pasti ruangan khusus Kyuhyun. Aku berjalan menuju ruangan itu dan memuta knop pintunya saat aku sudah beradaa didepan pintunya.

Aku melihat sekeliling ruang. Orangnya tidak ada, yang ada hanya hairstylist-nya yang sedang ngobrol dengan temannya yang lain.

”Ahh, Yora-sshi cari Kyuhyun ya?” tanya salah satu hairstylist Kyuhyun. Aku tersenyum lalu menganguk.

”Kyuhyun ada dibelakangmu tuh”

”Dibelakangku?”

Aku membalik tubuhku dan terkesiap kecil saat melihat tubuh jangkungnya ada didepanku.

”Astaga, kau mengagetkan aku saja!” teriakku sebal. Kyuhyun hanya tersenyum tertahan. Aku mendengus pelan melihat senyumnya itu.

”Kenapa kau tersenyum begitu?” tanyaku ketus. Dia menggeleng lalu menarik tanganku masuk keruangannya.

Dia mendudukkan ku disalah satu kursi didepan kaca besar dan di ikuti dengannya yang duduk didepanku. Para hairstylist Kyuhyun tadi beruntun keluar dari ruangan ini.

”Kau bilang akan pulang ke korea hari ini” tanyanya masih dengan senyum menyebalkan.

”Ini semua karnamu! Kau harus tanggung jawab. Kau harus membayar tagihan kamar hotelku untuk hari ini dan tiket pesawatku besok!”

”Kenapa begitu?”

”Karna kau yang menyuruhku untuk tinggal lebih lama dijepang, bodoh!”

”Bukan itu maksudku. Kenapa kau pulangnya besok, minggu depan saja!”

”Apa? Kau pikir aku pengangguran di korea sana?” teriakku sambil mengangkat tanganku seakan mau memukul kepalanya.

”Haha, ayolah kita jalan-jalan sebentar dijepang. Untuk merayakan hari jadi kita”

”Mwo?! Siapa bilang kita jadian!!”

”Tentu saja aku. Sudahlah jangan mengelak lagi, atau kau mau aku cium sebegai buktinya”

Aku mendelik lalu mengangkat tanganku. ”Michyeoseo!!” kali ini aku benar-benar memukul kepalanya

——-o——

Kyuhyun’s POV

Aku guling-gulingan diatas sofa sambil mendapatkan pijat kaki spesial dari Yora. Haha, aku memaksanya memijat kaki ku. Kaki ku kan pegal sekali sehabis konser beberapa jam yang lalu.

”Yak! Kyu, sudah cukup pijatnya. Sekarang tanganku yang pegal tahu!” teriaknya cemberut. Aku hanya terkekeh pelan.

”Kau ini pelit sekali. Kaki ku kan masih pegal”

”Kau menyuruhku berhenti memijat kakimu ini sekarang, atau kau mau aku cabuti bulu kaki mu yang lebat ini!!”

”Iya, iya” aku menurunkan kaki ku dari pangkuannya lalu ikut duduk disebelahnya.

”Jadi, besok kita kemana?” tanyaku sembari memuntir rambut panjangnya. Tiba-tiba dia menepak tanganku kuat.

”Aku mau pulang ke korea!” jawabnya ketus.

”Ssshh… aku kan sudah bilang nanti saja” balasku sambil mengelus tanganku yang habis dia tepak.

”Tapi aku mau pulang, Kyu”

”Jangan besok, lusa saja bagaimana?”

”Ahh… terserah, yang penting aku mau cepat pulang!” balasnya masih dengan tampang cemberut. Pipinya yang menggumpal membuatku tidak tahan untuk menarik pipinya itu, dan akhirnya ku tarik saja pipi tembabnya itu.

”Aiyaaa, Cho Kyuhyun!! Pipi ku nanti melar!!”

——o——-

Yora’s POV

Aku sedang bersiap-siap pergi bersama si orang gila itu. Dia benar-benar menyebalkan! Aku kan mau tiduran di apartmentku, tapi dia malah mengajakku jalan-jalan bodoh dijepang ini.

Ddrttt…drrttt…

Aish… ini pasti dia yang sms. Aku meraih ponselku dan membuka pesan yang baru masuk.

‘From : Kyuhyun

Aku sudah didepan pintu kamar hotelmu, jagi😀’

Jantungku serasa jatuh kelantai membaca kata terakhir itu. Aku kan sudah bilang padanya jangan panggil aku dengan sebutan itu. Aku kan jadi malu!!!

Aku mengambil tas kecil diatas kasur lalu berjalan menuju pintu keluar. Aku membuka pintu dan terlihat seseorang dengan masker hitam dan syal di lehernya.

”Kau bodoh, sekarang sedang musim panas. Kau tidak lihat cuaca diluar mulai terik?” ocehku langsung. Kyuhyun melepaskan masker yang menutupi setengah wajahnya.

”Lalu aku harus pakai apa? Kau mau aku dikerumuni para fans ku dijalan nanti. Aku ini kan sangat terkenal”

”Pakai saja maskermu itu, tidak usal pakai syal. Kau mau mati kepanasan?” ujarku sambil melepaskan syalnya dan memasukkannya di tas ku.

Aku melirik pakaiannya. Kemeja kotak-kotak lengan panjang warna biru gelap dan kaus V-Neck warna putih didalamnya. Lumayan juga dia.

”Kenapa kau memandangiku seperti itu? Kau terpesona dengan penampilanku eh?” tanyanya yang sukses membuatku mencibir pelan.

”Tidak sama sekali”

”Haha. Yasudah, ayo jalan!”

——o—–

Kyuhyun membawaku ketaman yang banyaaaaak sekali pohon sakura yang sedang TIDAK tumbuh. Bodoh sekali, ini musim panas, sakura mana bisa tumbuh.

”Kenapa kau membawaku ketempat pohon kering ini, Kyu!” teriakku sebal.

”Seenaknya saja kau bilang pohon kering. Ini namanya pohon sakura. Tidak tahu ya? Dasar kuper” balasnya agak ketus.

Aku mendengus pelan. ”Aku tahu ini sakura, tapi sekarangkan sakuranya sedang mati”

”Tutup saja mulutmu itu”

Dia menarik tanganku kesebuah pohon yang masih sedikit memiliki sakuranya. Dia mengambil box dari tanganku (aku tidak tahu, tiba-tiba saja didalam mobilnya tadi sudah ada box ini dan dia menyuruhku untuk membawanya kesini).

Kyuhyun membentangkan kain kotak-kotak merah yang biasa dipakai untuk piknik lalu mengajakku duduk disana.

”Ooh, jadi ini acara piknik dibawah pohon sakura yang sedang mati?” ujarku sedikit sinis. Dia tidak marah tapi hanya terkekeh pelan.

”Kau tidak suka? Kau kepanasan ya?” tanyanya sambil membuka maskernya. Disini sepi (ya tentu saja, untuk apa datang melihat pohon kering) jadi dia bisa leluasa tidak memakai masker.

”Iya, tapi tidak apa-apa. Sekali-sekali berjemur dibawah pohon sakura. Hehe”

”Karna itu aku mengajakmu pagi-pagi begini. Agar tidak terlalu panas” ujar Kyuhyun sambil menahan senyumnya.

Aku membalas senyumannya lalu menganguk. Aku membuka box yang tadi aku bawa. Didalamnya ternyata masih ada 2 kotak kayu bulat dan ternyata isinya sushi.

”Kau suka sushi? Aku bingung mau membeli apa tadi” tanyanya sambil mendekat kearahku.

”Tidak apa-apa, aku lumayan suka wasabi” Aku mengambil sumpit dan menjepitkan sushi itu diantara dua sumpitku lalu memasukkannya dalam mulutku.

Kyuhyun mengambil sumpit yang lain dan mulai memakan sushi didalam kotak kayu itu. Beberapa menit kemudian sushi itu habis kami telan. Aku menyandarkan punggungku pada batang pohon dibelakangku. Kyuhyun ikut-ikutan dengan posisi ku seperti ini.

”Jadi, besok kau akan pulang ke korea?” tanyanya membuka pembicaraan. Aku menganguk pelan.

”Tidak bisa tinggal lebih lama disini?” tanyanya lagi.

”Aku banyak kerjaan disana. Lagipula aku izin hanya satu hari dengan managerku”

”Ahh, yasudahlah” ucapnya malas. Aku terkekeh melihat wajah cemberut Kyuhyun.

Aku mengadah wajahku keatas. Melihat awan-awan yang bergerak pelan. Mendengar kicau buruk yang merdu. Ahh, musim panas memang menyenangkan.

”Aiyaaaa, aku lupa!” teriak Kyuhyun tiba-tiba. Membuatku kaget setengah mati.

”Kau ini kenapa sih? Kau mau aku terkena serangan jantung apa?” teriakku kesal. Kyuhyun tidak memperdulikan ocehan. Dia menegakkan tubuhnya dan duduk bersila dihadapanku. Aku menaut alis ku melihat senyum aneh diwajahnya.

”Wae?” tanyaku bingung.

”Aku ada sesuatu untukmu!” ucapnya riang. Alisku kembali tertaut.

”Sesuatu? Apa?” tanyaku basa-basi. Dia tersenyum lebar lalu merogoh saku celananya. Dia mengeluarkan kotak kecil warna hijau dengan gambar daun semanggi.

”Apa itu? Bom?” tanyaku cuek. Dia langsung menatapku sangar.

”Kalau bicara jangan sembarangan. Ini hadiah untukmu” balasnya masih dengan sangar. Aku terkekeh pelan.

”Setahuku ulang tahunku masih lama”

”Aish…. memang hadiah harus diberikan pada saat orang berulang tahun?” ujarnya sebal. Aku menatap kotak kecil ditangan Kyuhyun.

”Lalu apa isinya?” tanyaku agak penasaran. Kyuhyun kembali tersenyum lebar. Perlahan dia membuka kotak itu dan sesuatu yang mengkilat langsung menusuk mataku.

”A-apa itu?” tanyaku ragu.

”Ini namanya kalung, bodoh” ujarnya sambil mengeluar kalung itu dari tempatnya. Kyuhyun menggantung kalung itu dijarinya hingga terjuntai kebawah. Sebuah kalung memiliki dua bandul yang berbentuk hati. Dibandulnya berisi replika daun semanggi, dan yang satunya lagi kumpulan manik pink yang juga bentuk hati.

”Ini aku beli sebelum aku menjemputmu tadi!” ucapnya riang. Aku mengerjapkan mata.

”Sebelum menjemputku? Memangnya ada toko emas yang buka pagi-pagi? Atau kau membelinya di emperan ya?!” tuduhku langsung. Kyuhyun langsung cemberut.

”Aku membelinya di toko emas tahu. Saat aku menuju hotel tempatmu menginap, aku melihat seorang wanita baru membuka toko emasnya. Tidak tahu, iseng-iseng aku masuk. Dan aku melihat kalung ini!”

Aku terdiam sejenak masih memandangi kalung itu.

”Dan itu untukku?” tanyaku hati-hati. Kyuhyun menganguk pelan.

”Angkat rambutmu, biar aku pasangkan”

Aku mengangkat rambutku ragu. Kyuhyun memasangkan kalung itu dileherku. Setelah terpasang dia langsung menjauh tubuhnya dariku. Aku memandangi kalung itu yang sudah berada dileherku. Bagaimana ya mendeskripsikannya. Hmm.. aku rasa aku butuh oksigen.

”Kau suka? Bagus tidak?” tanya Kyuhyun mengagetkanku. Aku mendongak menatap Kyuhyun yang tengah tersenyum. ”Wanita pemilik toko itu bilang. Kalung bentuk seperti ini hanya diproduksi satu kali dan itu hanya dibuat oleh perusahaan milik mereka saja. Jadi bisa dibilang, kalung itu tidak ada duplikannya” ujar Kyuhyun tanpa memandangku. Aku terdiam sejenak, memikirkan bahwa kalung ini tidak ada duplikannya. Satu-satunya didunia. Pasti harganya sangat mahal.

”Kenapa bentuknya daun semanggi?”

”Hmm… karna daun semanggi melambangkan keberuntungan. Dan yang satunya lagi bentuk hati. Aku hatinya dan kau daun semangginya. Karna dengan mencintaimu, aku akan selalu beruntung”

Wajahku memanas. Aku berdeham pelan dan mencoba untuk tidak peduli dengan penjelasannya tadi.

”Penjelasan macam apa itu?” protes ku pura-pura tak terima dengan penjelasannya. Dia tidak menanggapi protesan ku. Dia malah tertawa keras.

”Kenapa kau memberi aku kalung, Kyu?” tanyaku tanpa sadar. Aku mendengar Kyuhyun terkekeh pelan.

”Itu agar lehermu terlihat cantik. Sebelum kau memakai kalungkan, lehermu biasa-biasa saja!”

Aku memonyongkan bibirku lalu mengangkat tanganku hendak memukul kepalanya.

”Sembarangan kau bicara seperti itu pada wanita!” teriakku kesal. Kyuhyun tertawa lebar.

”Anni, aku hanya bercanda” ujarnya masih dengan tawa menyebalkannya. Namun tiba-tiba wajahnya berubah jadi serius. Membuatku gugup.

”Aku memberikanmu kalung, karna sepertinya aku memang harus memberi kan itu padamu” jawabnya yang membuat aku tidak mengerti.

”Maksudnya?” tanyaku bingung. Kyuhyun mengibaskan tangannya, aku melihat wajahnya sedikit memerah.

”Tidak usah dibahas lagi!” ujarnya ketus. Aku mengerjapkan mata semakin tidak mengerti. Aku menunduk dan kembali menatap kalung dileherku.

”Seharusnya kau memberikan sesuatu yang berharga ini untuk membahagiakan orang tuamu. Kalung ini pasti mahal sekali” ujarku pelan lalu menatapnya. Kyuhyun memiringkan kepalanya lalu tersenyum.

”Justru ini salah satu langkah untuk membahagiakan orang tuaku” ujarnya masih tersenyum.

”Kenapa?”

”Kau ingat, orang tuaku ingin aku segera menikah. Jadi, kalung itu sebagai tanda bahwa kau errr…. calon istriku”

Aku melebarkan mata ku mendengar kata-kata Kyuhyun tadi. Jantungku serasa menyentuh tanah sekarang.

”Aku? Ca-calon istrimu?” tanyaku tak percaya. Kyuhyun malah tersenyum lebar.

Aku menatapnya matanya, mencoba mencari kebohongan dari semua kata-katanya tadi. Tapi yang kutemukan hanya senyum ikhlas dari wajahnya.

”Aigoo, tidak usah syok begitu. Tenang saja, aku tidak akan langsung menikahimu besok atau minggu depan kok” ujarnya sambil terkekeh. Namun tiba-tiba dia memegangi pipiku lembut.

”Errr… aku akan melamarmu secara resmi. Tapi nanti setelah aku menjalankan wamil”

”Memangnya umurmu berapa sekarang?”

”Hmm… 23 tahun”

”Yak!! Itu masih terlalu lama, bodoh!” teriakku kesal. Kyuhyun tertawa lebar, sedangkan aku mengerucut bibirku. Setelah dia wamil? Dia gila, itu berarti sekitar 5 atau 6 tahun lagi. Apa dia masih mau denganku?

”Justru itu aku memberikanmu kalung ini. Agar tidak ada seorangpun yang merebutmu dari ku. Dan agar kau selalu ingat bahwa kau itu milikku” ujarnya yang sekali lagi membuatku kaget bukan main.

Aku menunduk, merasakan wajahku yang memanas. Dia bilang aku miliknya? Huaaaah… dia dapat kesimpulan itu dari mana????

Tubuhku tersentak kebelakang. Aku membuka mataku yang memang tertutup menahan malu tadi. Dan ternyata Kyuhyun memelukku. Ya, tuhan… tarik nafas…. buang… tarik nafas…. buang…

”Oleh karna itu tetaplah bertahan disini” ujarnya tepat ditelingaku. Aku menelan ludah ku dengan susah payah.

”Dimana maksudmu?” tanyaku ragu. Dia melepaskan pelukkannya lalu menunjuk bagian dadanya.

”Disini. Dihatiku”

Oh, tuhan. Aku benar-benar membutuhku alat bantu pernapasan sekarang. Kyuhyun tertawa geli lalu kembali memelukku. Dia memelukku sangat erat.

”Saranghae” ucapnya ditelingaku. Ya, tuhan. Apa dia belum puas membuatku syok dengan lamarannya tadi. Tiba-tiba Kyuhyun melepaskan pelukkannya dan menatapku tajam.

”Kau tidak mau membalas kata cintaku tadi?” tanyanya dengan tampang marah. Aku hanya bisa diam. Membalas kata cintanya? Itu terlalu memalukan.

”Hei, ayolah. Aku sudah menyogokmu dengan kalung dan lamaran tadi. Masak kau masih tidak mau membalas kata cintaku” ucapnya sebal. Menghelah nafas panjang. Mencoba menurunkan rasa maluku ke tingkat paling minimum.

”Na-nadoo….” ucapku pelan. Kyuhyun mengangkat satu alisnya.

”Nado apa?” tanyanya yang semakin membuatku malu.

”Ahh, Kyuhyun-aa” rengekku masih menahan malu. Dia tidak mengubris rengekkanku. Dia malah memegangi bahuku dan membuat kami benar-benar bertatapan.

”Katakan” ujarnya tajam. Aku menelan ludahku dengan susah payah. Semoga tidak terjadi hal yang buruk padaku nanti.

”Nado sa-saranghae…”

Tiba-tiba Kyuhyun langsung menempelkan bibirnya ke bibirku.

——o—–

Donghae’s POV

Aku tengah berkeliling tokyo bersama Jillie. Menyenangkan sekali. Dia tahu banyak hal tentang tokyo.

Sekarang aku dan Jillie sedang berjalan-jalan ditaman yang banyak pohon sakura. Sayang tidak sedang mekar.

”Sayang sekali kita datang dimusim panas. Sakura sedang tidak tumbuh. Kalau tumbuh pasti sangat indah. Bunga-bunga akan berjatuhan, seperti hujan bunga sakura” ujar Jillie riang. Aku tersenyum melihat keriangannya itu.

”Hei, pohon yang itu masih ada sedikit bunganya! Ayo kita kesana” ujar Jillie lalu menarik tanganku kesebuah pohon sakura yang lebih besar dari yang lain.

Aku sedikit melirik dibalik pohon besar itu. Sepertinya sudah ada orang yang menempatinya.

”Jiil-ah, sepertinya sudah ada yang duluan kesana” ujarku pada Jillie. Jiilie menyeringit.

”Sepertinya iya. Hah… sayang sekali”

Jillie menarik tanganku kepohon lain. Kami melewati beberapa selang dari pohon besar itu. Tidak sengaja aku melirik kepohon besar tadi. Mataku serasa keluar dari tempatnya saat melihat dua orang yang ku kenal sedang berciuman?

”Donghae-ya, wae…”

Kata-kata Jillie ikut terhenti bersama gerakkan matanya yang juga menatap dua orang yang tidak jauh dari kami.

Aku menggepalkan tanganku. Apa maksud mereka melakukan hal itu. Aku tahu mereka sepasang kekasih, tapi hanya sebatas kontrak perjanjian bodoh yang kubuat.

Aku melirik Jillie di sebelahku. Tangannya terangkat menutup mulutnya. Tubuhnya menegang. Tiba-tiba dia membalik tubuhnya.

”Do-Donghae-ya, sepertinya kita harus pergi dari sini” ujarnya parau lalu menarik tanganku kasar menjauh dari mereka.

Aku melirik kebelakang. Dua orang itu sudah selesai dengan aktifitas mereka tadi. Kyuhyun tersenyum menatap Yora yang sedang menunduk dalam.

—–o—–

Jillie’s POV

Aku benar-benar menyesal mengajak Donghae ketaman bunga sakura tadi. Aku berniat menggali informasi tentang hubungan Kyuhyun dan Yora. Tapi, apa yang kudapat?? Sebuah adegan yang sangat menyesakkan dadaku. Dan adegan itu diperankan langsung oleh Kyuhyun dan Yora.

Apa ciuman itu membuktikan bahwa mereka benar-benar berhubungan??

Aku dan Donghae masuk kedalam mobilnya. Aku melirik Donghae yang sepertinya juga syok melihat adegan tadi.

”Mereka… mesra sekali” ujarku parau. Aku mendengar Donghae mendengus kasar.

”Mereka benar-benar ingin aku bunuh” ujar Donghae tertahan emosi.

”Wae?”

”Kau tahu, mereka itu sebenarnya bukan sepasang kekasih!” teriak Donghae menggema didalam mobil. Aku menaut alisku.

”Maksudmu?”

”Mereka hanya kekasih palsu. Asal kau tahu, aku membuat kontrak untuk mereka agar mereka berpacaran. Kontrak itu ku buat untuk meredakan kasus gay Kyuhyun dan menolong Yora untuk mewujudkan impiannya jadi model terkenal. Tapi mereka sepertinya terlalu terhanyut dalam sandiwara mereka”

Aku melebarkan mataku. Kau memang jenius Jill. Sudah ku duga mereka hanya sandiwara. Ini kesempatan emas untuk menggali informasi. Aku mencoba memasang tampang syok.

”Jinja? Ja-jadi yang mereka lakukan selama ini hanya sandiwara?” tanyaku dengan nada kaget.

”Iya, sebenarnya apa maksud mereka berciuman begitu”

Aku terdiam sejenak, sesuatu yang gila muncul di otakku.

”Mungkin saja, Yora menggoda Kyuhyun” ujarku dengan nada innocent. Hah… mati kau Park Yora.

”Menggodanya? Maksudmu?” tanya Donghae penasaran.

”Menggoda Kyuhyun. Kau tahu, kau pasti tidak tahu asal-usul Yora bagaimana. Bisa saja dia memanfaatkan Kyuhyun sebagai tambang emas. Mengambil hati Kyuhyun lalu saat Kyuhyun benar-benar terjatuh dalam pelukkannya, dia mulai menghabiskan semua yang Kyuhyun punya. Setelah itu dia hancurkan karir Kyuhyun”

Donghae menatapku syok. Tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya. Aku hanya bisa tertawa puas didalam hati.

”Be-benarkah seperti itu? Yora akan menghancurkan karir Kyuhyun?”

”Iya, kau seperti tidak tahu saja dunia entertaiment. Mereka butuh ketenaran untuk mendapatkan uang”

Aku melihat Donghae menahan nafasnya. Ahaha~ memang enak tertawa diatas penderitaan orang lain.

”Ja-jadi bagaimana kalau itu benar-benar terjadi Jill?” tanya Donghae masih dengan syoknya. Aku menahan senyumku.

”Hentikan kontrak mereka”

”Tapi… bagaimana kalau mereka bilang bahwa mereka benar-benar berpacaran? Dan Kyuhyun tetap akan menjalin hubungan dengan Yora?”

Aku mencoba memutar otakku. Ayolah, Donghae terlalu percaya denganmu Jillie Jo. Beri ide paling bagus.

”Hmm… bagaimana kalau….”

——-o——

Kyuhyun’s POV

Aku tersenyum-senyum sendiri saat memasuki kamar hotelku. Hari yang indah, aku tidak akan pernah melupakan hari ini. Yora sudah mengakui kalau dia juga menyukaiku. Hah… betapa cantiknya melihat wajahnya yang memerah saat dia mengucapkan nado saranghae padaku.

Aku melihat Donghae-hyung sedang menonton TV. Aku merebah tubuhku diatas kasur, masih dengan senyum di wajahku.

”Kau habis dari mana?” tanya Donghae-hyung.

”Jalan-jalan” jawabku ringan.

”Kemana? Sepertinya kau bahagia sekali?”

”Tidak ah, biasa saja”

Hahaha, aku sengaja menutup-nutupi hubungan ku dengan Yora. Kalau Donghae-hyung tahu pasti dia akan cemburu. Dia kan pernah menobatkan Yora sebagai mangsa nya yang terbaik. Biar tunggu waktu yang tepat saja, atau tunggu sampai Donghae-hyung tahu sendiri.

”Hyung juga jalan-jalan kan tadi? Dengan siapa?” tanyaku basa-basi.

”Iya, dengan Jillie Jo” ucap Donghae-hyung masih menatap TVnya. Aku mendengus pelan.

”Hyung masih saja berhubungan dengan Jillie Jo itu” ucapku sebal.

”Memangnya kenapa dengan Jillie Jo?” balas Donghae-hyung cuek.

”Hyung tahu kan bagaimana sifat Jillie Jo itu padaku?”

”Dia tidak seperti itu padaku” balas Donghae-hyung agak ketus.

”Hah, terserah hyung saja. Yang penting aku sudah memperingati Donghae-hyung. Dia itu muka dua”

”Tapi aku menyukai kedua mukanya”

Aku mendengus mendengar perkataan Donghae-hyung itu. Aku membalik tubuhku lalu menutup seluruh tubuhku dengan selimut. Mencoba mengingat wajah memerah Yora pagi tadi.

——o—–

Aku mengantar Yora kebandara. Aku sedikit buru-buru karna siang ini aku ada kegiatan di station TV.

”Sudah kubilang, aku bisa pergi sendiri kebandara” oceh Yora saat sampai dibandara.

”Tapikan aku mau mengantarmu pulang” balas cuek. Aku mendengar Yora mendengus pelan.

”Kau seperti kuda kalau mendengus seperti itu” cetusku santai dan berbuah pukulan di bahuku.

”Memangnya kapan kau pulang dari jepang?” tanya Yora sambil berhadap-hadapan denganku.

”Mungkin 3 atau 4 hari lagi”

”Oh, yasudah. Pulang sana!” teriaknya lalu pergi dari hadapanku. Aku mengerucut bibirku. Punggung Yora semakin menjauh.

”Yora-ya!!” teriakku teredam di dalam masker. Yora menghentikan langkahnya lalu menoleh cuek kearahku.

”Apa?” balasnya berteriak. Aku mengibaskan tanganku menyuruhnya mendekat padaku. Aku melihat Yora mendengus seperti kuda. Lalu dia berjalan kasar kearahku.

”Apa? Kau mau pesawat itu meninggalkan…”

Kata-katanya langsung terhenti ketika aku mengecup dahi. Aku melepaskan kecupanku dan kembali memasang maskerku.

Yora masih menatapku syok. Aku tersenyum geli dibalik maskerku. Tanganku terangkat lalu menyentuh kepalanya.

”Baik-baik disana, berhentilah mendengus seperti tadi. Dan jangan lupa jaga kalungmu itu baik-baik. Aku ingin kau selalu memakainya. Arraseo?”

Yora menunduk tapi tidak lama kemudian menganguk. Aku tersenyum lalu mengacak rambutnya pelan.

”Sudah, pergilah”

Yora menganguk kembali lalu berjalan meninggalkanku. Aku menghelah nafas sejenak lalu berbalik menuju pintu keluar. Namun tiba-tiba aku menabrak seseorang.

”Ah, I’m sorry miss” ujarku sambil membungkuk. Aku melihat orang yang kutabrak. Dan ternyata Jillie Jo.

”Tunggu, kau Cho Kyuhyun kan?” tanyanya sambil memperhatikan wajahku.

”Bukan” balasku ketus lalu hendak berlalu darinya tapi dia menahan tanganku.

”Sudah ku duga, kau pakai bahasa korea. Sedang apa kau disini?”

Aku menghempaskan tangannya dariku. ”Bukan urusanmu”

Dia tersenyum sinis. ”Hei, kenapa kau ketus begitu. Mulai lah bersikap baik padaku. Sebelum kau menyesal nanti”

”Untuk apa bersikap baik padamu”

Aku langsung pergi dari hadapannya. Dasar wanita gila. Sial sekali aku bertemu dengannya disini.

——-o——-

Jillie’s POV

Aku memasuki bandara. Didekat pintu terminal keberangkatan aku melihat adegan manis. Yora sedang di elus-elus kepalanya oleh seorang laki-laki dan kutebak saja itu Cho Kyuhyun. Benar-benar waktu yang tepat.

Yora pergi meninggalkan Kyuhyun lalu Kyuhyun berbalik. Kesempatan. Aku pura-pura saja menabraknya.

Brukk

”Ah, I’m sorry miss” ujarnya sambil membungkuk. Kyuhyun melirikku, lalu tubuhnya menegang setelah mengetahui wajahku.

”Tunggu, kau Cho Kyuhyun kan?” tanyaku pura-pura bodoh.

”Bukan” balasnya ketus lalu dia hendak pergi dariku tapi dia menahan tanganku.

”Sudah ku duga, kau pakai bahasa korea. Sedang apa kau disini?”

Kyuhyun menghempaskan tanganku kasar. ”Bukan urusanmu”

Aku tersenyum sinis. ”Hei, kenapa kau ketus begitu. Mulai lah bersikap baik padaku. Sebelum kau menyesal nanti”

”Untuk apa bersikap baik padamu”

Kyuhyun langsung pergi dari hadapanku. Hah… untuk apa kau bersikap baik padaku. Tentu saja untuk menyelamatkan Yora mu yang tersayang itu dari kehancuran.

——o—–

Donghae’s POV

Aku memikirkan rencana Jillie kemarin. Rencana gila, aku yakin Yora langsung hancur bersama karirnya jika rencana Jillie itu benar-benar terlaksana.

Flashback Yesterday…

”Hmm… bagaimana kalau… kita beri tahu salah satu wartawan tentang kontrakmu itu?” ujar Jillie dengan senyum misterius.

”Maksudmu?”

”Iya, aku akan memberikan kontrak perjanjian kalian kesalah satu wartawan. Dan menyuruhnya menutup mulut kalau kita yang melakukannya. Setelah berita itu tersebar luas. Kau adakan konfersi pers. Dan katakan….”

——o—–

Anda yang mengira Jillie Jo tidak akan mengejar Kyuhyun lagi??? itu salah besar! Mau tahu rencana Jillie dan Donghae??? Wait next part!!!

Tag:, ,

38 responses to “Psycholove – Sevent Stadium”

  1. kania utami says :

    khirnya di publish juga part 7 psycholove chingu hahaha
    yah yah donghae oppa kehasud deh makin sebel sama jillie jo pengen nakol rasanya (?)
    AIGOO ..kyu oppa kamu kesambet apa jadi romantis gitu kekeke~

  2. RaeNa-ssi says :

    yay akhirnya publish juga physcolovenya
    aih si jillie jo gw getok aja kali tu kepalanya (???)
    yah haeppa kenapa kamu begitu mudah terhasut sama iblis licik itu#plak
    hah Yora kasian banget nanti…. tapi akhirnya udah ga bilang Michyeoseo ke kyu..
    hahahaha… aku penasaran ma lanjutannya, and rencana si jillie
    kekeke… lanjut eon!!! fighting

  3. tomomikazuko13 says :

    GAH! Jillinya nyebelin!!
    pasti dia suruh kyu ngakuin kalo itu kontrak dan akhirnya terpaksa putus deh sama yoora buat ngelindungin si yooranya TT_TT /sotoy/
    hell-yah~ kalo berharap hubungan kyu sama yoora semudah membalikan telapak tangan kenyataannya love isn’t that easy!
    something called love because its pain kekeke~
    penasaraaannn~
    kalo sampe donghae setuju dia jahat as well as Jillie jo! and i’ll hate him for sure -___-“

  4. Taehee says :

    kok donghae ama jillie jahat banget sih ,
    Jadi gregetan deh ><
    Jadi penasaran ama lanjutannya🙂
    D tunggu ^^

  5. sparkyura says :

    Jillie minta di mutilasi nih! hah!
    chingu ini daebak! smpe emosi jg lag *gulung lengan* *bawa parang*
    next part di tunggu yo~~

  6. tsubayashi says :

    Mwo?! o.0?
    Akh tak d sangka! Huft. . Next part nya chingu. .

  7. MissCho97 says :

    akhirnyaa publish juga part 7nya:D
    haaah sumpah itu hae pabo bgt mau aja percaya sama cewe kayak jillie jo *digaplok elfish* wkwk xD
    aaaah kyu sm yora kan udah bersatu, apaansi tuh jillie jo mau ngancurin.___. huft makin penasaraan~
    next partnya ditunggu yaa^^
    hwaiting:D

  8. shaaaaw says :

    Ahh gila si jilli!! Dikira udh baik taunya malah jahat… Donghaenya kirain syok abis itu seneng gitu eh taunya malah marah? -_-
    Lanjut ya eonn!! Aku g sabar sm lanjutannyaaa

  9. Senyum wokey lebih keren dari psp says :

    Wah si dong dong ke hasud

  10. Ms.ParkChoLee says :

    Gilaa..
    Jillie gila..

  11. choco evrisca says :

    annyeong Visca imnida…
    aku NR… tau blog ini dari tetangga..

    aku uda baca dari chapt 1,
    tapi comment-nya jdi satu disini..
    ga kberatan kan ?🙂

    aku suka bnget critanya..
    kebawa suasana de..🙂
    tapi kenapa haeppa nya ikut2an jahat noh ??

    aku tunggu next part-nya..
    sangat-sangat ditunggu !! fighting🙂

  12. breakthroughgirl says :

    Publish part 8ny jg lm2,ak doain author dpt ide bwt next partny,gud job!

  13. Rizky almadinah says :

    Aish perasaan kemaren udah romantis2 kenapa mau ada konflik lagi sih?? Aish si jilli jolli auah lupa namanya itu ngapain dateng sih udah lu sama donghae aja sih ribet lu ah hoho
    keren onnie walau agak kecewa bukan sama ff onnie tapi ama hae-jolliejilli auah lupa namanya

  14. reeenny says :

    jinja ?
    jillie noe joengmal pgn di tepak ~
    konfliknya makin mantapp aja ~

  15. opay says :

    annyeong🙂 aku new reader di sini .
    baru baca yg part 1 sampe yg terakhir ini, maaf yaa komenya jd satu, gpp kan ? hehe😛
    jillie menghilanglah kao dari muka bumi ~
    donghae kok jd ikutan jahat kyak si jillie ?
    aku tunggu next part nya🙂

  16. taritory says :

    Ihhh jillie bner2 nyebelin..ngehasud donghae pula’…
    huhh…kacian kan si kyura… : (
    di tnggu next partny chingu^^

  17. yati says :

    kyu ‘n’ yora lucu …
    Ya dong hae kceplosan mmbri tau tntng kontrak kyu ‘n yora…
    Dsr jillie bnr2 licik….

  18. Jaeni Herouni says :

    wooo…
    kok donghae jd jahat kya jillie jo c..
    jgn donk.
    cemburu y sma kyu n yoora.
    c kyu romantis bgt.
    g evil lg.
    haha.. *plakk

    d tnggu next partx !! y sma kyu n yoora.
    c kyu romantis bgt.
    g evil lg.
    haha.. *plakk

    d tnggu next partx !!

  19. minkijaeteuk says :

    iya aku pikir jillie udah nyerah n bener2 serius suka ma hae tau y tu cuma siasat doang. . .
    Hae y lg cepet bgt d hasut, tp kenapa hae marah kalo kyu n yora bener2 pacaran. . .
    Mulai masuk k masalah2 nih. . .
    Lanjut. . . . .

  20. liejoker891219 says :

    aigoo., romantis’a oppa q.. *pletak* *d pkul sparkyu*
    waaah, akhr’a mrk slng jujur ma prsaan’a, ikut happy saya..🙂 mga lnggeng yaa..😀
    oia., d tnggu next cap’a thor., pnsran ni ma nyt jhat’a jillie cntil tu *plak *d gmpar jillie*
    crt’a jg mkin sru j ni, mkn bnyk bmbu” cnta’a (?)., daebak thor..😀

  21. autumnsnowers says :

    mwo?? Dikira aq tuh c jill bneran sk ma hae. . Tp trnyata ckckck
    ah kyk.y c hae cemburu liat mreka ciuman. .
    yaaah hae keceplosan tuh, jd.y jill tau kn..
    Penasaran. . . D tunggu next chapae cemburu liat mreka ciuman. .
    yaaah hae keceplosan tuh, jd.y jill tau kn..
    Penasaran. . . D tunggu next chap

  22. haajeyong says :

    Kyuyora makin mesra aja jadi seneng….jillie jo nyebelin…koq jhat bgt si dia…hae oppa kok gmpang percya si ma jillie…kasian yoora…aku slalu menunggu khdran next chap.a

  23. leehana15 says :

    Oppa ya!!
    jangan di percaya apa si Jelly jelle itu~!!!
    awas kalau di percay ajuga nyampe rumah aku lempar panci!!!*di bunuh Elf*
    aku sbel ma Hae di sini..
    masa dia yang buat syarat dia yng hancurin juga??
    dasar aneh..
    Great!!! aku suka part ini benar2 menguras emosiku di akhirnya…
    lanjutannya jangan lama2 ya..
    Di tunggu..

  24. hyukbumnik says :

    part ini agak mengecewakan tp tetep bagus kok hehe
    ditunggu next part
    fighting!🙂

  25. hyunrikim says :

    ih Jillie gila dasar, masih aja ngejar Kyuhyun, Donghae juga lagi kemakan omongannya Jillie, tapi makin seru sih ff-nya!ditunggu next part yaa~

  26. asri.buchie says :

    aheeey akhirnya di post juga part 7 nya

    aaah kyu so sweet banget ama yoora

    heh jillie dasar cewek gila! ga cukup apa kamu udah ngedeketin dongae oppa heh?
    masih aja mau pisahin kyu ama yoora.
    semoga donghae oppa cepet sadar lagi. pokoknya kyu ama yoora ga boleh pisah!

    next partnya di tunggu yoo

  27. putri says :

    kyu sm yoora emang bener2 pasangan yang serasi ..

    arrgh itu si iblis jilie nyebelin banget siih, ganggu kemesraan kyu sm yoora ckcklie nyebelin banget siih, ganggu kemesraan kyu sm yoora ckck

  28. Kyu~nita says :

    Awal2 dah bgus,kyu-yora adgan rmntis,npa ujung2nya kgyk gtu..Jill nenek lmpir,bnci bgt dh ma dy… Lnjut chingu..Jgn lma2 y

  29. Chava says :

    Aaaazzzz… Donghae kenapa ikutan jahat?
    Rasaan mau seret si jill deh! Jahat bgt dia! Mau hancurin si yora!
    Lanjutannya di tunggu ya…. Penasaran bgt nih hehe…

  30. Evil~nna says :

    Annyeong ..
    Wah c jillie jahat ! Ga sukaaa ..
    Kasiian yoora-ya ..
    D tnggu next chap.x ya .. Hehe

  31. woonbin says :

    huuuaahhh. . Romantisnyah. .

    Aduh. . Tp kykx next partnya bkalan sedih y chingu. .

    Ditggu next partx. .
    Fighting. .

  32. kimbyen says :

    makin seru aj, donghae bodoh mau aj dbohongin jill… Dasar bodoh…*maaf elfish*🙂 .sh*🙂 .

  33. cicicuit says :

    Jillie sialaaannnnnnnnnnnnn donghae oon banget mau diboongin. agrefglk emosi *korban fanfic* nyahahhaha next part donk hihihih penasaran

  34. Shin93327 says :

    Donghae-ssi how could you be so stupid ?? Err /kebawa emosi/
    padahal kyura sudah bahagia ><
    ditunggu lanjutanya chingu^^ penasaran nih..
    Update asap ! Keke

  35. cheryesung says :

    iyeey muncul juga akhirnya xD makin keren aja, sumpah makin bikin penasaran nih cerita u,u lanjut!😀

  36. midomido~ says :

    chingu, ff yg ini gak di lanjutin ya?
    Hehe
    Aku suka banget nih sama kyuppa disini ;D
    Bikin gemes, pengen nyium juga jadinya!! Hahha
    Jillie kok sirik banget sih ching? Donghae kehasut pula, omoo~

  37. Min sung says :

    Udh aq blgkan??!???
    Si chillie chillie itu jahat#gi2thae

  38. dinaa says :

    ih donghae mau aja dibodohi sama jillie jo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: